MITSUBISHI FUSO authorized distributor
Beranda Produk Dealer Hubungi Lainnya

Komunitas Pecinta Truk Canter Mania Indonesia Community Gelar Jambore Nasional, Ajang Pamer Kendaraan Mitsubishi Fuso

Jawa Timur, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors mendukung penuh acara Jambore Nasional (Jamnas) ke-6 komunitas pecinta Truk Mitsubishi Fuso Canter Mania Indonesia (CMIC), bertempat di Kebun Teh Jamus Ngawi, Jawa Timur, Minggu 24 November 2019.

Acara tahunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para komunitas serta pegiat truk, dimana di dalamnya terdapat serangkaian acara mulai dari tatap muka anggota komunitas dari seluruh regional, safety driving clinic, penawaran khusus program penjualan dan suku cadang, program amal, games menarik, serta hiburan. KTB membawa serta produk Mitsubishi Fuso yang didisplay, sehingga pengunjung dapat mengobservasi langsung produk andalan Colt Diesel yang menjadi idola bagi para Pecinta Truk.

Sudaryanto, Deputy Group Head of FUSO Branding Group, dalam sela-sela Jamnas mengutarakan kegembiraannya dapat turut serta dalam acara ini. “Kami senang bahwa Komunitas CMIC selalu suportif terhadap Brand Mitsubishi Fuso. Keterlibatan KTB dalam acara Jamnas CIMC ke-6 ini juga merupakan bentuk dukungan kami terhadap komunitas. Kami berharap sinergi ini dapat terjalin dengan baik”.

Sebanyak 2,000 peserta anggota komunitas hadir meramaikan acara, terdiri dari pemilik truk, driver, hingga pecinta truk secara umum. Zainur Rohman, anggota CMIC, mengatakan “Anggota CMIC yang hadir hari ini datang dari berbagai area, kami menyebutnya ‘koridor’. Saat ini CMIC memiliki 53 koridor yang menjadi perwakilan di masing-masing wilayah yang tersebar ke seluruh Indonesia, sebagaimana produk Mitsubishi Fuso yang tersebar ke seluruh wilayah Indonesia”.

Selain sosialisasi produk, KTB juga kerap mensosialisasikan program-progam khusus dan isu terkait regulasi kendaraan niaga. Adapun salah satu program yang disosialisasikan pada acara ini adalah program kampanye digital #JalaniBersamaFuso yang berlangsung di media sosial. Program ini mengajak masyarakat Indonesia untuk membagikan cerita mereka terkait Mitsubishi Fuso dalam keseharian. Karena kenyataannya, Mitsubishi Fuso telah menjadi produk kendaraan niaga yang kontribusinya tak bisa terlepaskan dari keseharian masyarakat. Mulai dari distribusi barang, penggerak roda ekonomi dan pembangunan, truk pengangkut di perumahan, teman perjalanan, seumber mata pencaharian, serta banyak cerita lain yang dibagikan oleh masayarakat di media sosial melalui tagar #JalaniBersamaFuso. Untuk info lebih lengkapnya silakan kunjungi https://ktbfuso.co.id/jalanibersamafuso

Komunitas Pecinta Truk Canter Mania Indonesia Community Gelar Jambore Nasional, Ajang Pamer Kendaraan Mitsubishi Fuso

Update Regulasi Terkait Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan

Kenterian Perhubungan memperbarui pedoman teknis alat pemantul cahaya pada kendaraan bermotor, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang tertuang dalam PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR: KP. 3996 / AJ.502 /DRJD / 2019

Peraturan baru yang berlaku sejak awal Oktober 2019 ini secara otomatis menggantikan SK Dirjen No. SK. 5311/AJ.410/DRJD/2018.

Tidak main-main, Kementerian Perhubungan akan memberikan sanksi kepada pemilik kendaraan yang tidak mematuhi aturan pemasangan pemantul cahaya. Kendaraan baru yang tidak terpasang pemantul cahaya tidak akan lolos uji tipe, sedangkan bagi kendaraan yang sudah beroperasi namun tidak terpasang pemantul cahaya maka tidak akan lolos uji.  Jika terkena sanksi tersebut maka kendaraan dapat dipastikan tidak mendapat ijin operasi sehingga tidak dapat digunakan.    

Adapun ukuran ukuran pemantul cahaya adalah sebagai berikut:

Penempatan pemantul cahaya (sticker) untuk di bagian belakang berwarna merah, bagian samping kiri dan kanan berwarna kuning, dan bagian samping kiri kanan trailer dan kereta gandengan berwarna putih. Untuk lebih jelaskan mari simak panduan gambar berikut:

MOBIL BARANG

A. Bak Muatan Terbuka

B. Bak Muatan Tertutup

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan Bak Muatan Tertutup

C. Mobil Tangki

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki

D. Tangki Concrete Mixer

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki concrete mixer

E. Tangki Concrete Pump

Alat (Sticker) Pemantul Cahaya Pada Kendaraan tangki concrete pump

KERETA GANDENGAN & KERETA TEMPELAN

1. Kereta Gandengan

2. Kereta Tempelan Tertutup

3. Skeleton/Chasis Trailer

Di Hari Ayah Nasional, Para Penerima Beasiswa Mitsubishi Fuso Bangga Dengan Sosok Ayah yang Berprofesi Sebagai Supir Truk

Sosok pahlawan seringkali muncul di film-film action dengan perannya sebagai penolong banyak orang. Biasanya, pahlawan digambarkan sebagai sosok yang berparas rupawan dengan fisik yang kekar. Padahal, dalam kehidupan nyata sosok pahlawan bisa kita jumpai melalui orang-orang terdekat, salah satunya adalah sosok ayah yang berperan sebagai kepala keluarga sekaligus pencari nafkah untuk keluarganya.

Peran seorang ayah sebagai kepala keluarga tidak bisa dianggap remeh, terlebih jika profesinya adalah seorang supir truk. Banyaknya rintangan dalam perjalanan, kurangnya waktu untuk keluarga serta kurangnya apresiasi membuat profesi yang satu ini tidak dipilih oleh banyak orang. Meskipun demikian, seorang supir truk sekaligus kepala keluarga tetaplah merupakan sosok pahlawan bagi sang anak.  

Sebagai anak supir truk, ditinggal selama berhari-hari tentu jadi hal yang tidak dapat dihindari. Salah seorang anak supir truk dari Surabaya, Irsanti, menuturkan bahwa dirinya seringkali merasa khawatir dengan keselamatan sang ayah. Meskipun demikian, Irsanti selalu memanjatkan doa agar sang ayah selalu dilindungi dan diberikan kesehatan dimanapun Ia berada. 

Di sisi lain, memiliki ayah seorang supir truk juga memberikan motivasi tersendiri bagi Muhammad Agus, seorang anak supir truk ayam dari Demak. Menurutnya, sebagai supir truk sang ayah selalu mengajarkan tentang betapa kerasnya kehidupan di jalanan. Selain itu, sang ayah juga berpesan kepadanya untuk selalu bersungguh-sungguh agar bisa menjadi orang yang sukses di masa depan nanti.

Meskipun profesi supir truk merupakan pekerjaan lapangan, anak-anak supir truk merasa bangga dengan pekerjaan sang ayah. Hal ini diungkapkan oleh Martin Sunuaji, anak supir truk dari Solo, yang merasa bangga dengan profesi sang ayah. Menurutnya, pekerjaan sang ayah sangat bermanfaat bagi semua orang dalam mengirimkan berbagai barang kebutuhan dan mampu membuat keluarga kecilnya merasa Bahagia. Cerita serupa juga diungkapkan oleh Angga Pratama, anak supir turk dari Surabaya, yang merasa bangga dengan pekerjaan sang ayah karena bisa mengantarkan barang dengan aman meskipun sedih karena waktu untuk keluarga yang sedikit.

Rasa bangga yang dirasakan oleh Agus, Irsanti, Martin, Angga dan banyak anak-anak lainnya terhadap pekerjaan sang ayah menjadikan supir truk sebagai pahlawan yang perlu mendapatkan apresiasi. 

Cerita di atas merupakan beberapa cerita dari anak-anak supir truk penerima beasiswa dari Mitsubishi Fuso. Beasiswa diberikan selama 3 tahun untuk jenjang studi sekolah menengah yang dijalani sang anak. Dengan demikian, diharapkan sang anak bisa merasa semakin bangga dengan sosok pahlawan yang dimilikinya serta bersemangat dalam mewujudkan cita-citanya dimasa depan. Berkat sang ayah, mereka bisa mendapat Beasiswa untuk mengejar mimpi. 

Selamat Hari Ayah untuk Para Sahabat Fuso!

Supir Truk, Sosok Pahlawan yang Perlu Diapresiasi

Dalam bisnis barang, proses distribusi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, disamping proses produksi tentunya. Karena, dalam penentuan Harga Pokok Produksi (HPP), biaya distribusi barang juga termasuk dalam perhitungan. Sehingga, apabila proses distribusi barang tidak berjalan secara efektif dan efisien, maka akan berpengaruh terhadap penentuan harga dan berdampak pada keuntungan perusahaan.

Salah satu cara paling efisien dalam proses distribusi barang yakni dengan menggunakan kendaraan yang salah satunya menggunakan truk. Truk bisa membantu pebisnis mendistribusikan barang dalam jumlah besar secara efisien. Hal inilah yang membuat Mitsubishi FUSO jadi #AndalanBisnisSejati, karena menjadi pahlawan bagi pebisnis untuk mendistribusikan barang secara efektif dan efisien melalui armada truk yang tangguh dan prima.

Selain Mitsubishi FUSO, salah satu pahlawan lainnya dalam proses distribusi barang adalah supir truk. Tanpa supir, proses distribusi barang akan terhambat yang berdampak pada sulitnya memenuhi permintaan para konsumen. Sayangnya, nasib supir truk seringkali terlupakan atau terpinggirkan meski sebetulnya memiliki peran yang sangat penting.

Kepahlawanan supir truk seringkali terlupakan meski telah mengantarkan barang seperti mayoritas sayuran yang ada di dapur kita dan barang-barang yang ada dirumah. Tak jarang pula supir truk menghadapi rintangan yang berat di perjalanan seperti halnya kemacetan, kondisi jalanan yang tidak memadai sampai risiko kejahatan. Belum lagi kendala teknis lainnya yang bisa membuat supir truk terlambat dan menjadi pihak yang paling disalahkan atas keterlambatan tersebut.

Pentingnya peran supir truk dalam proses distribusi barang dari produsen ke konsumen, disadari betul oleh Mitsubishi Fuso untuk mengapresiasi profesi tersebut. Melalui campaign #JalanibersamaFuso kami mengajak Sahabat Fuso untuk ikut bercerita tentang beragam kisahnya bersama  Mitsubishi FUSO di sepanjang perjalanan. Melalui cerita-cerita tersebut, diharapkan peran besar supir truk bisa terlihat dan membuat pekerjaan yang satu ini terasa begitu penting bagi kehidupan setiap orang.

Kisah B-Log yang Mempercayakan Bisnisnya dengan Mitsubishi Fuso

Bisnis supply chain merupakan salah satu bisnis yang cukup berpengaruh terhadap perekonomian. Lancarnya bisnis supply chain akan mempermudah alur distribusi barang yang berujung pada harga barang yang bisa ditekan. Sebagai partner kendaraan niaga, Mitsubishi punya peran yang besar dalam menyukseskan bisnis supply chain di Indonesia.

Salah satu perusahaan yang bergerak di bisnis supply chain adalah B-log. Perusahaan yang semula bernama Trimitra Trans Persada ini bergerak di bidang rental truk sejak tahun 2009 silam. Tapi, sejak tahun 2017, mereka memutuskan untuk bertransformasi dari semula hanya menjalankan bisnis rental menjadi salah satu pemain di bisnis logistik di Indonesia dan berubah nama menjadi B-log. Hingga saat ini, B-log telah beroperasi di lebih dari 30 titik di Pulau Jawa, Bali, Lombok, Makassar dan sedang berencana melakukan ekspansi ke pulau Sumatera.

Alasan utama mengapa B-log terjun ke dunia logistik adalah usaha dari sang CEO, Michael Tilon, untuk mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, bisnis rental truk sudah terlalu ramai dan ia melihat potensi bisnis logistik lebih besar dan menjanjikan. Akhirnya, pada awal tahun 2017, B-log beroperasi dan membantu memperlancar distribusi barang di Indonesia.

Transformasi besar yang dijalankan B-log menuju dunia logistik membuat mereka berinovasi agar dapat memenuhi kebutuhan kliennya. Menurut Geri Ardian, General Manager Operation B-log, B-log menawarkan jasa end-to-end transportation untuk pengiriman barang. B-log akan mengambil barang dari Gudang yang nantinya disalurkan ke toko, agen sampai end user dari klien. Tidak hanya itu, B-log juga membantu kliennya untuk menyiapkan planning pengiriman barang mulai dari berapa truk yang dibutuhkan dan berapa driver yang dibutuhkan. Biaya yang ditawarkan juga cukup fleksibel dimana klien bisa mendapatkan harga berdasarkan per titik layanan, per toko yang dikirim, per kilometer perjalanan, per ritase, dan juga dalam bentuk total solution.

Agar bisa memenangkan persaingan dalam bisnis logistik, B-log sangat mengedepankan efisiensi dalam menjalankan bisnisnya. Menurut sang CEO, Michael Tilon, efisiensi tidak hanya seputar cost yang harus dikeluarkan saja melainkan juga bagaimana B-log mendesain routing system dengan menghindari kemacetan di jam-jam tertentu. Selain itu, Geri Ardian juga menuturkan bahwa mereka menerapkan driver management system, fleet management system, dan transportation management system dalam backend system agar lebih efisien dalam menjalankan bisnisnya.

Selain potensi besar yang dimiliki bisnis logistik, B-log juga menghadapi banyaknya hambatan dalam menjalani bisnis tersebut. Salah satu hambatan yang dirasakan oleh Geri Ardian adalah ketidakpastian regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Padahal, kepastian regulasi sangat menentukan kepastian potensi keuntungan dan cost yang harus dikeluarkan perusahaan. Selain itu, hambatan lainnya adalah bagaimana mengatur sumber daya manusia yang cukup banyak dan memiliki kendala masing-masing saat berada di lapangan.

Sebagai perusahaan yang tengah berkembang dan punya potensi besar, B-log memiliki cerita tersendiri seputar kerjasamanya bersama Mitsubishi Fuso. Kerjasama tersebut terjalin sejak B-log bertransformasi dan menjadi pemain di dunia logistik. Menurut Geri, pemilihan Mitsubishi Fuso sebagai armada bisnisnya karena jaringan yang dimiliki sudah sangat luas. Mitsubishi Fuso saat ini telah memiliki jaringan hingga ke daerah pelosok. Meski masih menjalankan bisnisnya di kota-kota besar, namun menurut Geri, Mitsubishi Fuso mampu memenuhi rencana B-log untuk memperluas cakupan operasionalnya di Indonesia.

Itulah salah satu kisah tentang bagaimana perusahaan supply chain, B-log, yang mampu bersinergi bersama Mitsubishi Fuso. Sinergi yang kuat bertujuan agar terjalin kerjasama bisnis yang baik dan bisa memperlancar alur distribusi barang hingga ke daerah-daerah pelosok di Indonesia. Karena Mitsubishi Fuso adalah andalan bisnis sejati yang selalu ingin berinovasi dan berkontribusi dalam membangun perekonomian di Indonesia.

Mitsubishi Fuso Hadirkan Truk Konsep Fuel Cell Pertama “Vision F-CELL” di Tokyo Motor Show 2019

Kawasaki, Jepang – Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), dibawah naungan Daimler Truck Asia (DTA), memajang lima kendaraan di Tokyo Motors Show 2019 ke-46. Booth MFTBC menghadirkan world-premiere “Vision F-CELL” yang merupakan truk konsep dengan energi fuel-cell, Super Great model 2019, serta kendaraan niaga seri pertama di Jepang yang dilengkapi dengan SAE (Society Automotive Engineers) Level 2.

Kendaraan yang dipamerkan

1. Truk light duty Vision F-CELL mengeksplor teknologi Fuel-Cell

Vision F-Cell merupakan truk konsep elektrik yang menggunakan energi fuel-cell sebagai salah satu opsi memperluas jajaran kendaraan elektrik. Fuso merupakan pemimpin truk elektrik yang pertama kali meluncurkan truk elektrik serta diproduksi massal dalam skala kecil di tahun 2017, yaitu eCanter. Sejak saat itu, lebih dari 140 eCanter telah dikirimkan kepada konsumen di Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat. Kehadiran F-Cell, konsep model yang dapat dikendarai sepenuhnya, Mitsubishi Fuso mengeksplorasi teknologi fuel-cell untuk digunakan pada kendaraan Mitsubishi Fuso.

Spesifikasi F-Cell
Max. motor power: 135kW
Max. continuous power: 75kW (fuel cell) + 135kW (3 HV battery)
Energy storage: 13.8 – 40 kWh (HVB) + 5 to 10 Kg H2 @ 70MPa (3 -4 tanks)
Range: 270-300km (estimasi)
Gross vehicle weight: 7.5 tons

2. Truk “Super Great” terbaru dengan fungsi kemudi otomatis level 2

Truk heavy-duty pertama di Jepang yang dilengkapi dengan teknologi kemudi otomatis SAE Level 2. Melalui penggerak roda kemudi, akselerator dan rem otomatis, serta dilengkapi dengan berbagai teknologi asistansi pengemudi, maka beban pengemudi akan berkurang serta meningkatkan keamanan berkendara.

Truk Super Great

Spesifikasi The New “Super Great”
Model: FU74HUZ2XVC
Engine: 6R20 (T3)
Engine displacement: 10.7L
Maximum engine power: 290kW 394PS /1,600rpm
Maximum torque: 2,000N m 204kgf m/1,100rpm
Transmission: 12 speed Shift Pilot
Suspension: Rear air suspension

3. Bus Aero Queen

Tour bus heavy-duty pertama di Jepang yang dilengkapi dengan Active Side Guard Assist, fitur keamanan yang memonitor area yang tak terlihat atau blind-spot pengemudi. Aero Queen juga menyertakan fitur keamanan seperti EDSS, yang memungkinkan penumpang dapat menekan tombol darurat agar kendaraan dapat berhenti dengan aman apabila pengemudi tiba-tiba kehilangan kendaraan. Active Brake Assist 4 (ABA®4), system pengereman otomatis yang dapat mendeteksi pejalan kaki. Selain itu, solusi konektivitas Mitsubishi Fuso yaitu BusConnect® menyediakan informasi secara real-time (lokasi / trayek bus, perilaku pengemudi, konsumsi bahan bakar, dll). Sistem ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring 24 jam, seperti emergency response system ketika pengemudi dalam kesulitan serta ketika (ABA®4) diaktifkan. Desain body yang mengikuti desain FUSO Black Belt terbaru telah memenangkan Good Design Award 2019.

Spesifikasi Aero Queen
Model: BE740G
Engine: 4P10 (T6)
Engine displacement: 2.998L
Maximum engine power: 129kw 175ps / 2,860rpm-3,500rpm
Maximum torque: 430N m 43.8kgf m/ 1,600-2,860rpm
Transmission: 6 speed AMT 

4. Bus Rosa dilengkapi dengan fitur keamanan baru

Bus Rosa model keluaran tahun 2019 telah ditingkatkan dengan kehadiran fitur baru seperti AEBS (Advanced Emergency Braking System), ESP (Electronic Stability Program), LDWS (Lane Departure Warning System), serta EZGO & Hill Start Assist. Model keluaran tahun ini tersedia dalam versi luxury, dimana kursi luxury di dalamnya mencerminkan tingginya permintaan pada moda transportasi menengah ke atas dengan kapasitas penumpang yang lebih kecil. Ini merupakan bus luxury pertama di Jepang yang tidak seperti pada bus mewah umumnya, bus ini menawarkan ruang penumpang dan bagasi yang lebih luas.

Bus Rosa

Spesifikasi Bus Rosa
Model: BE740G
Engine: 4P10 (T6)
Engine displacement: 2.998L
Maximum engine power: 129kw 175ps/ 2,860rpm-3,500rpm
Maximum torque: 430N m 43.8kgf m/ 1,600-2,860rpm
Transmission: 6 speed AMT

5. “ATHENA” 4×4 light-duty rescue truck

Ini merupakan kendaraan yang dikembangkan bersama dengan Universitas Kokushikan, di mana kendaraan ini akan digunakan untuk situasi dan evakuasi bencana. Kendaraan ini dikembangkan dari truk light-duty berpenggerak empat roda. 

Tentang Tokyo Motor Show 2019 yang ke-46

Organizer: Japan Automobile Manufacturers Association, Inc. (JAMA)
Waktu pelaksanaan: October 25 (Fri) – November 4 (Mon)
Tempat: Tokyo Big Sight (Aomi Hall, West/ South Hall, MEGAWEB, Symbol Promenade Park, parking lot next to Tokyo Fashion Town (TFT) Building)

Mengenal Keluarga Kusmajadi, Keliling Indonesia Sekeluarga dengan Colt Diesel

Tinggal di caravan bersama seluruh anggota keluarga mungkin jadi hal yang umum kita jumpai di film-film Hollywood. Namun, di Indonesia rasanya tinggal di caravan bukanlah suatu hal yang umum atau bahkan langka. Tapi tidak demikian dengan keluarga Kusmajadi yang memilih untuk tinggal di dalam motorhome dan berkeliling Indonesia bersama keluarganya. Siapakah keluarga Kusmajadi dan bagaimana kisahnya berkeliling Indonesia bersama motorhome Mitsubishi Fuso Colt Diesel? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Rencana Keliling Indonesia

Ide keliling Indonesia dengan menggunakan motorhome yang dilakukan keluarga Kusmajadi tidak datang secara spontan. Sang istri, Bu Melati, mengatakan ada beragam hal yang dipertimbangkan sampai akhirnya rencana keliling Indonesia dengan motorhome benar-benar terealisasi. Mulai dari pekerjaan mereka, sekolah anak-anak, sampai kondisi terburuk saat perjalanan keliling Indonesia. Pada akhirnya, Pak Dodi Kusmajadi dan Bu Melati berhasil memantapkan hati untuk resign dari pekerjaanya dan mengajak serta dua anaknya Hakim dan Sabiya untuk berkeliling Indonesia sambil menjalani Home Schooling atau lebih tepatnya Travel Schooling menurut Pak Dodi Kusmajadi.

Misi Keliling Indonesia dengan Motorhome

Project keliling Indonesia dengan motorhome yang direncanakan keluarga Kusmajadi bukan sekadar ingin berlibur dengan cara yang berbeda saja. Lebih dari itu, Pak Dodi Kusmajadi dan Ibu Melati memiliki misi ingin mengenalkan budaya Indonesia yang beragam kepada kedua anaknya, Hakim dan Sabiya. Menurut sang anak, Sabiya, ada 4 hal penting yang ingin dilakukan dengan berkeliling Indonesia yakni mengenal sejarah, budaya, alam dan bertemu langsung dengan pahlawan lokal yang hidup sederhana bersama alam. Namun dalam perjalanannya perjalanan Keluarga Kusmajadi justru tidak hanya memberi pelajaran berharga bagi kedua anaknya, tetapi juga bagi mereka sebagai orang tua, serta masyarakat Indonesia pada umumnya.

Kisah Sebelum Keliling Indonesia

Keinginan untuk berkeliling Indonesia hadir setelah Pak Dodi Kusmajadi pergi mengunjungi desa Wairebo di Flores pada bulan Juli 2017. Agar bisa mencapai lokasi tersebut, Pak Dodi dan keluarganya harus menanjak hingga ketinggian 1500 Mdpl. Di lokasi tersebut Pak Dodi Kusmajadi juga tidak menjumpai aliran listrik dan sinyal handphone. Tapi, masyarakat disana hidup menyatu dengan alam dan saling menjaga, melindungi dan menghidupi. Hal tersebut lah yang menjadi pemantik rasa penasaran Keluarga Kusmajadi untuk berkeliling Indonesia dengan menggunakan motorhome.

Pengalaman Home Schooling

Rencana berkeliling Indonesia dengan menggunakan motorhome selama satu tahun penuh mengharuskan kedua anak mereka Hakim dan Sabiya mengikuti Home Schooling. Sempat ada rasa khawatir karena terbiasa mengenyam pendidikan melalui bangku sekolah formal, namun ketika dijalani kedua anak Kusmajadi justru sangat menikmati proses Home Schooling. Mereka bisa belajar secara langsung dari tempat-tempat yagn mereka kunjungi. Belajar Sejarah, Budaya, Interaksi masyarakat, yang hanya bisa didapatkan ketika mereka menjalani perjalanan ini.

Mengatur Rasa Bosan Selama Traveling

Perjalanan keliling Indonesia selama berbulan-bulan tidak selamanya berjalan mulus. Pak Dodi menuturkan bahwa anak-anak juga sempat merasakan jenuh saat melakukan traveling. Untuk mengatur rasa bosan selama traveling, Pak Dodi menyiasatinya dengan menginap seminggu sekali di Hotel untuk memberikan hiburan kepada anak-anak.

Kisah Menarik Selama Perjalanan

Perjalanan Keluarga Kusmajadi mengelilingi Indonesia dimulai sejak tanggal 3 September 2018 mulai dari menelusuri pantai barat pulau Sumatera. Menurut Ibu Melati, pengalaman paling menarik yakni ketika menelusuri danau toba dari jalur utara melewati Simalem hingga akhirnya menginap di menara Tele. Pada pagi harinya, Keluarga Kusmajadi disuguhkan pemandangan sunrise yang sangat indah tanpa diduga atau direncanakan sebelumnya. Selain itu, mereka juga pernah menginap di Taman Nasional Baluran, Jawa Timur dan bertemu dengan ratusan kijang di sekeliling motorhomenya pada pagi hari.

Sementara itu, sang anak Sabiya juga mendapatkan pengalaman menarik saat berada di Mentawai, Sumatera Barat dimana ia menjumpai ritual yang dilakukan warga setempat sebelum menebang pohon. Keluarga Kusmajadi juga pernah dijamu oleh seorang Pedanda (pendeta Hindu) di Tabanan, Bali dan diberikan tempat tinggal serta makanan halal selama 3 hari. Saat ada upacara Ngaben, Keluarga Kusmajadi juga diajak untuk melihat langsung upacara yang terkenal sakral tersebut.

Selama perjalanan, Keluarga Kusmajadi tidak hanya menikmati panorama alam, budaya baru dan belajar hidup mandiri. Mereka juga mengabadikan tiap momen selama perjalanan dengan membuat vlog serta tulisan di dalam blognya. Simak kelanjutan cerita Keluarga Kusmajadi mengelilingi Indonesia dengan motorhome Colt Diesel di blog Keluarga KusmajadiInstagram dan channel youtubenya. 

Misi Keluarga Kusmajadi Keliling Nusantara Naik Colt Diesel: Unlocking Indonesia’s Treasure

Traveling jadi salah satu cara untuk menikmati kehidupan karena kita bisa menemui banyak orang baru dan budaya baru di tempat lain. Apalagi, Indonesia merupakan negara yang kaya akan panorama alam dan budayanya sehingga mengelilingi Indonesia bisa jadi paket lengkap untuk seorang traveller.

Tak terkecuali bagi keluarga Kusmajadi yang beranggotakan Bapak Dodi Kusmajadi, Bu Melati dan kedua anaknya yakni Hakim dan Sabiya, yang juga memiliki misi berkeliling Indonesia dengan cara yang unik yakni menggunakan motorhome Colt Diesel. Penasaran bagaimana cara Keluarga Kusmajadi menyulap Colt Diesel dari kendaraan niaga menjadi motorhome yang tangguh untuk diajak berkeliling Indonesia? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pemilihan Kendaraan Untuk Motorhome

Awal mulanya, Pak Dodi Kusmajadi sempat berencana untuk menggunakan mobil SUV double cabin yang dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan selama perjalanan. Akan tetapi, mobil-mobil tersebut dirasa belum bisa mengakomodir semua kebutuhan keluarganya selama perjalanan karena hanya bisa menggunakan roof tent yang cukup berisiko. Setelah pencarian panjang, pilihan pun jatuh pada truk Mitsubishi Fuso dengan pilihan varian Colt Diesel FE-71 L.

Proses Pembuatan Motorhome

Truk Colt Diesel FE-71 L yang digunakan Keluarga Kusmajadi untuk berkeliling Indonesia tergolong ke dalam kelas Light duty truck. Truck ini mengalami banyak perubahan pada beberapa bagian dengan menyerahkannya ke karoseri Delima Jaya di Bogor. Pada bagian eksterior proses pengerjaan motorhome menghabiskan waktu hingga 4 bulan dengan modifikasi paling besar pada bagian atap yang dibuat lebih tinggi. Keluarga Kusmajadi membuat Colt Diesel FE-71 L yang semula memiliki tinggi keseluruhan 2.110 mm menjadi 2.900 mm atau bertambah nyaris 800 mm dari tinggi semulanya. Bagian atap juga didesain mampu meninggi kembali sebesar 50 cm untuk menghadirkan sirkulasi udara di dalam motorhome.

Fasilitas Motorhome

Selain bagian interior yang dibuat lebih tinggi, Keluarga Kusmajadi juga menciptakan fasilitas yang nyaman di bagian interior motorhomenya agar terasa seperti berada di rumah yang sesungguhnya. Di dalamnya, Anda akan menemukan perabotan yang lengkap mulai dari kitchen set, tempat tidur, wastafel, PC, hingga toilet. Selain itu, terdapat pula tandon air untuk menyimpan air selama perjalanan dengan kapasitas 200 liter untuk kebutuhan selama 4 hari, dua sepeda untuk berjalan-jalan, dan aliran listrik yang dihasilkan oleh cahaya matahari melalui panel surya sebanyak 5000 watt pada bagian atap motorhome serta genset sebagai sumber energi listrik cadangan.

Perawatan Motorhome Selama Traveling

Melakukan perjalanan jauh dengan motorhome, membuat Pak Dodi Kusmajadi perlu melakukan perawatan secara berkala. Sejauh ini, Pak Dodi tidak mengalami kendala pada mesin karena menggunakan mesin yang tergolong baru. Sementara itu, perawatan yang paling sering dilakukan adalah penggantian ban yakni sebanyak 5 kali selama 1 tahun perjalanan. Pak Dodi juga mengaku bahwa Ia tidak terlalu sering mencuci bagian luar motorhomenya karena relatif sulit untuk dibersihkan meski tetap membersihkan bagian dalam motorhome setiap hari.

Itulah ulasan seputar motorhome Colt Diesel yang digunakan oleh keluarga Dodi Kusmajadi untuk berkeliling Indonesia. Saat ini, Pak Dodi dan keluarga tengah merencanakan perjalanan berikutnya yakni mengelilingi pulau Sulawesi dan Kalimantan bersama motorhomenya. Simak terus kelanjutan perjalanan Keluarga Kusmajadi di blog Keluarga KusmajadiInstagram dan channel youtube-nya.

Kontribusi Mitsubishi Fuso Untuk Mencerdaskan Bangsa

Salah satu fokus kegiatan tanggung jawab sosial KTB di bidang pendidikan melalui program FUSO Vocational Education Program (VEP). Ini merupakan program pengembangan dan pemberdayaan yang berfokus pada pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Saat ini KTB membina 14 SMK di berbagai wilayah Indonesia, diantaranya Medan, Palembang, Lampung, Bekasi, Solo, Kebumen,  Malang, Banjarmasin, Makassar, Pontianak, Banjarbaru.

KTB meyakini bahwa pendidikan merupakan faktor penting dalam pembentukan karakter bangsa yang kuat. Hal ini juga sejalan dengan program Pemerintah Indonesia dalam memajukan SMK, sehingga para lulusannya diharapkan mampu menerapkan ilmunya untuk kemajuan industri.

Apa saja rangkaian program FUSO VEP dalam mendukung pengembangan komptetensi SMK? Berikut penjelasannya:

Donasi Truk

KTB mendonasikan satu Truk Colt Diesel kepada masing-masing sekolah. Donasi ini dimaksudkan agar kendaraan tersebut dapat dijadikan bahan praktek para guru dan siswa.

Pelatihan Otomotif untuk Guru dan Siswa

Seluruh Guru dan Siswa binaan KTB akan mendapatkan training bersertifikasi dari Mitsubishi Fuso yang sudah terstandarisasi secara global. Pengajar merupakan team dari Krama Yudha Regional Training Center (KRTC) di masing-masing daerah. Materi yang disampaikan diambil dari materi pelatihan M-STEP 1 yang merupakan pelatihan dasar otomotif kendaraan niaga. Unit Mobile Workshop (MWS) juga dihadirkan untuk memperkaya materi pelatihan, sehingga para peserta bisa mempraktekkan ilmunya secara langsung dengan dibantu service tools yang terdapat dalam MWS.

Seminar Otomotif

Seminar diisi oleh para praktisi ahli dari KTB yang telah berkecimpung di dunia otomotif kendaraan niaga. Materi yang disampaikan berupa product knowledge, trend kendaraan niaga, teknologi kendaraan niaga, serta issue-issue yang terkait kendaraan niaga pada umumnya.

Kompetisi Nasional

Setelah mendapatkan ilmu dan pelatihan, para siswa akan diasah serta diuji kemampuannya melalui Kompetisi Nasional antara perwakilan siswa dari masing-masing sekolah. Adapun tes yang dilakukan berupa tes ujian tertulis, wawancara, serta ujian praktek, sehingga kemampuan para siswa dapat terukur.
FUSO Sharing Moment

Para siswa akan mendapatkan pelatihan soft-skill dari para volunteers yang merupakan karyawan KTB. Para volunteers akan berbagi pengalaman selama berkarir di KTB, serta berbagi tips bagaimana membuat Curriculum Vitae, Surat Lamaran, serta proses interview seleksi pekerjaan.

KTB Kembali Berikan Pelatihan Otomotif Bersertifikat Bagi Guru-Guru SMK Dalam Fuso Vocational Education Program 2019

Bandung & Mojokerto, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), memberikan pelatihan otomotif kepada 28 orang guru dari 14 SMK di Indonesia, pada tanggal 30 September – 11 Oktober 2019 di Krama Yudha Tiga Berlian Motors Regional Training Center (KRTC).  Kegiatan pelatihan guru SMK tersebut dilaksanakan secara bersamaan di KRTC Bandung – Jawa Barat dan KRTC Mojokerto – Jawa Timur.

KTB terus memberikan kontribusi di sektor pendidikan bagi masyarakat Indonesia, melalui Fuso Vocational Education Program (FVEP). Hal ini sebagai upaya mendukung kemajuan SMK secara berkelanjutan, dengan mengkreasikan beberapa kegiatan seperti memberikan donasi Mitsubishi Colt Diesel untuk masing-masing sekolah mitra, menyediakan pelatihan otomotif untuk guru dan siswa, kompetisi keahlian otomotif siswa, dan berbagi pengalaman, serta pengetahuan kepada siswa SMK, sebagai bekal persiapan memasuki dunia kerja.

Dalam pelatihan otomotif kali ini, para guru akan mendapat pelatihan Fuso Service Technician Education Program (F-STEP) 1 Plus, yang merupakan training wajib bagi para mekanik Mitsubishi di Indonesia. Materi yang diberikan yaitu: dasar-dasar mesin, chassis, electrical, engine tune up, PDI, free service dan perawatan berkala serta materi tambahan yaitu prinsip dasar Common Rail System. Tidak hanya itu saja, dalam pelatihan ini juga diajarkan bagaimana cara membaca dan menggunakan workshop manual, prosedur pembongkaran dan perakitan engine, transmisi, differential, pengukuran engine, K3 & housekeeping, fungsi serta penggunaan equipment dan measurement tools.

Dengan penambahan 3 SMK mitra di tahun 2019 yaitu SMK Ma’arif 1 Kebumen, SMKN 1 Pungging Mojokerto dan SMKN 2 Pontianak jumlah mitra SMK menjadi 14 SMK di Indonesia. Dimana sebelumnya ada 11 SMK mitra yaitu SMK Mandiri Medan, SMK PGRI 2 Palembang, SMK Muhammadiyah 2 Metro Lampung, SMKN 1 Jakarta, SMKN 55 Jakarta, SMK Bina Karya Mandiri 2 Bekasi, SMK Assalam Bandung, SMKN 5 Surakarta, , SMKN 1 Singosari, SMK Bakti Bangsa Banjarbaru dan SMK Darussalam Makassar.

Dony Hermawan, Head of Public Relations & Corporate Social Responsibility Department KTB menyampaikan bahwa dengan bertambahnya SMK mitra dari 11 SMK menjadi 14 SMK pada tahun 2019 dan pelatihan F-STEP 1 Plus bagi 28 guru SMK tersebut merupakan wujud komitmen KTB dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dari salah satu prinsipnya yang bertujuan untuk memberikan kontribusi bagi pengembangan masyarakat di Indonesia, melalui dukungan untuk kemajuan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang juga sejalan dengan kegiatan CSR KTB yang fokus pada dunia pendidikan.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan keahlian dan keterampilan para guru semakin mumpuni serta sesuai dengan perkembangan industri, sehingga diharapkan para guru dapat membekali siswa/siswi dengan pengetahuan dan keterampilan yang lebih memadai. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pendidikan Indonesia, khususnya pendidikan kejuruan”, ujar Dony Hermawan.