MITSUBISHI FUSO authorized distributor
Beranda Produk Dealer Hubungi Lainnya

Truk Biodiesel Mitsubishi FUSO Siap Konsumsi BBM B30

Di awal tahun 2020, Pemerintah Indonesia mengimplementasikan penggunaan bahan bakar Biodiesel B30. Sejumlah studi dan pengetesan dilakukan, dimana KTB berpartisipasi meminjamkan unit Colt Diesel dalam pengetesan sejauh 40,000 km. Hasilnya, tidak terdapat perbedaan signifikan dengan penggunaan Biodiesel B20. Kementerian ESDM pun menjamin penggunaan B30 pada kendaraan diesel tidak akan mempengaruhi kualitas kendaraannya. Sebab, kandungan Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang berasal dari kelapa sawit itu telah melewati berbagai pengujian. Jika dilihat dari segi mutu, B30 lebih baik dibandingkan B20.

Untuk mengetahui lebih detail mengenai penerapan Biodiesel B30, mari simak bahasan berikut ini:

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan program biodiesel B30 di salah satu SPBU Pertamina di Jakarta, pada Senin (23/12/2019) lalu. Sebenarnya, program B30 bisa mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap kegiatan impor minyak. Program ini merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam Paris Agreement untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 26% pada 2020.

Komposisi Bahan Bakar B30

Secara teknis, B30 merupakan komposisi campuran dari biosolar yang digunakan oleh para konsumen di Indonesia. Komposisi tersebut mengandung campuran 30 persen biodiesel dengan 70 persen minyak solar, kemudian menghasilkan biosolar B30. Biodiesel yang dipakai berasal dari proses transesterifikasi (reaksi) minyak mentah sawit menjadi FAME atau B100.

Produk campuran tersebut hampir mirip dengan solar murni, sehingga bisa digunakan untuk bahan bakar mesin diesel, seperti kendaraan atau pembangkit listrik. Menurut pernyataan dari Kementerian ESDM, B30 dapat membuat daya mesin kendaraan turun hingga 1.7 persen, tetapi ada juga yang naik hingga 1.6 persen. Penurunan tersebut tergantung pada jenis diesel yang sebelumnya menggunakan B20.

Konsumen tidak perlu khawatir karena produk Mitsubishi Fuso telah lulus uji coba Road Test B30. Selain itu, fitur double fuel filter pada kendaraan Colt Diesel juga akan memastikan penyaringan bahan bakar lebih baik sehingga memaksimalkan proses pembakaran.

Mitsubishi Targetkan Penjualan 46,900 Unit di Tahun 2020

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), kejar pertumbuhan di tahun 2020 dengan target penjualan di angka 46,900 unit serta tetap fokus meningkatkan dominasinya sebagai absolute market leader.

Target tersebut ditetapkan berdasarkan analisa serta performa pasar selama tahun 2019 lalu, dimana total kendaraan niaga yang berhasil dipasarkan adalah sebanyak 94,323 unit, menurun 19% dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 116,421 unit. Mitsubishi Fuso mendominasi pasar kendaraan niaga secara absolut dengan menguasai market share sebesar 44.2% atau setara dengan 41,736 unit. Secara detail, produk Colt Diesel 36,575 unit dengan market share 55.4% di segmen LDT. Sedangkan untuk segmen FUSO dan Fighter 5,161 unit dengan market share 23.4%, yang meningkat cukup signifikan.

Peningkatan market share di segmen MDT tak lepas dari kontribusi produk Fighter yang mendapat respon positif sejak pertama kali dipasarkan di awal tahun 2019 lalu. 15 Varian Fighter dihadirkan selama tahun 2019, memenuhi kebutuhan bisnis di berbagai sektor mulai dari logistik, infrastruktur, hingga agrikultur. Hasilnya, 1,581 unit Fighter berhasil dipasarkan selama tahun 2019.

Sedangkan di tahun 2020 ini KTB memprediksi pasar kendaraan niaga akan bertumbuh sekitar 7%, Sehingga KTB menetapkan target penjualan tahun 2020 di angka 46,900 dengan rincian target Colt Diesel 40,400 unit, target FUSO dan Fighter 6,500 unit.

Dalam upaya mencapai target tersebut, KTB menyiapkan line up varian terbaru serta penyesuaian model yang dapat menjawab kebutuhan pasar. Varian terbaru MDT Fighter FN61FL HD (6×2) dengan mesin berkekuatan 270 PS, Transmisi Eaton 9 percepatan, Final Gear 6.166, serta panjang chassis hingga 9.8 meter, siap menjawab kebutuhan konsumen khususnya di sektor logistik on-road. Total 18 varian Fighter di tahun 2020, siap memenuhi kebutuhan konsumen. Penyesuaian model pada spek GVH dan ROH di beberapa varian juga diterapkan untuk menyesuaikan produk sesuai regulasi Zero ODOL dan B30. KTB juga menyiapkan produk Custom Tailored Truck (CTT) yang dapat dimodifikasi untuk mengoptimalkan varian kendaraan berdasarkan kebutuhan pasar namun tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku. Fungsi dari CTT ini akan semakin memperkuat pelayanan KTB karena mempermudah pelanggan berbagai solusi yang diberikan.

Layanan purna jual juga diperkuat dengan perluasan jaringan FUSO Fleet Workshop untuk memenuhi kebutuhan service dan spare parts di lokasi konsumen, FUSO Maintenance Package untuk memastikan kendaraan konsumen dalam keadaan optimal, hingga perluasan bisnis suku cadang dengan menghadirkan line up terbaru. KTB juga menghadirkan layanan Call Center di nomor telepon 0804-1-400-400 untuk memandu konsumen yang membutuhkan bantuan melalui telepon terkait sales, service, dan spare parts.

Kendaraan Mitsubishi telah berkontribusi di Indonesia sejak tahun 1970, untuk itulah tahun 2020 juga merupakan momentum perayaan 50 tahun kontribusi Mitsubishi Fuso untuk Indonesia. KTB bangga menjadi bagian dari pembangunan ekonomi dan infrastruktur negeri, dan senantiasa akan berkontribusi membangun masyarakat Indonesia melalui serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di sektor pendidikan, dimana melalui program FUSO Vocational Education Program KTB membina SMK jurusan otomotif agar dapat mencetak lulusan terbaik yang dapat bersaing. Program We Care We Share, dimana KTB rutin membantu renovasi dan pembangunan fasilitas bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan. Di bidang kemanusiaan, KTB rutin bekerjasama dengan NGO seperti PMI, dan ACT, untuk membantu masyarakat terkena dampak bencana. Di bidang lingkungan. KTB rutin rutin mendaur ulang sampah untuk diolah menjadi barang yang memiiki nilai guna.


Tahun 2020 juga menjadi momentum KTB untuk menunjukkan inovasi terbaik dari Mitsubishi Fuso, dimana KTB untuk pertama kalinya akan memperkenalkan truk listrik eCanter di Indonesia, yang akan dipamerkan pada ajang GIICOMVEC 5-8 Maret 2020 di Jakarta Convention Center.

KTB Mengawali Tahun 2020 dengan Berbagi Keceriaan Melalui Program CSR “We Care, We Share” ke-15 di SD Negeri Bendungan 01 Ciawi – Bogor

Bogor, Indonesia – PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) authorized distributor kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia melalui program CSR “We Care, We Share” menyerahkan bantuan perbaikan sarana pendidikan kepada SD Negeri Bendungan 01 yang berlokasi di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 6 Februari 2020.

Pada kesempatan ini turut hadir Presiden Direktur PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors – Atsushi Kurita selaku perwakilan dari Manajemen KTB untuk menyerahkan bantuan renovasi secara simbolis kepada Kepala Sekolah Dasar Negeri Bendungan 01 – Ciawi.

KTB Mengawali Tahun 2020 dengan Berbagi Keceriaan Melalui Program CSR “We Care, We Share” ke-15 di SD Negeri Bendungan 01 Ciawi - Bogor

Di program ini, KTB memberikan perbaikan gedung dan fasilitas sekolah seperti perbaikan pagar sekolah, perbaikan atap lorong dan ruang kelas, jendela, ruang ibadah, ruang anitasi, dan pengecetan keseluruhan gedung sekolah. KTB juga melibatkan relawan sebanyak 20 orang yang terdiri dari Karyawan dan Manajemen KTB untuk bersama melakukan aksi sosial penanaman bibit pohon dan pengecatan dinding sekolah. Selain itu, di hari yang sama, KTB juga berbagi keceriaan dengan mengajak siswa-siswi SDN Bendungan 01 Ciawi dalam kegiatan outbound di Camp Hulu Cai – Bogor.

Para siswa dan siswi diajak bermain bersama sambil belajar arti kerja sama dan kekompakan dalam rangkaian permainan kelompok. Hal ini dikreasikan untuk memberikan pengalaman baru yang mungkin belum didapatkan oleh para siswa-siswi di sekolah.

Dalam pidato sambutannya, Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors – Atsushi Kurita, menyampaikan “Melalui program ini, KTB berharap dapat terus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan di berbagai wilayah Indonesia, karena KTB memahami bahwa pendidikan adalah salah satu kunci kesuksesan pembangunan bangsa.

Pelaksanaan We Care, We Share pada tahun ini menjadi spesial karena menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial KTB dalam rangka menyambut perayaan 50 tahun bisnis kendaraan Mitsubishi di Indonesia. Karena itu, KTB berharap kegiatan sosial ini dapat dipandang tidak hanya sebagai pemberian bantuan semata, melainkan sebagai tanda mata penghargaan dan ucapan terima kasih KTB atas kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan Mitsubishi Fuso di Indonesia.

Mitsubishi Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga di Tahun 2019

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), menorehkan angka penjualan absolut di tengah trend penjualan pasar kendaraan niaga yang menurun hingga 19% di sepanjang tahun 2019.

Data penjualan retail Mitsubishi Fuso selama tahun 2019 tercatat sebanyak 41,736 unit, cenderung menurun 18.4% jika dibandingkan performa tahun sebelumnya 51,132 unit. Meski begitu Mitsubishi Fuso tetap mendominasi dengan pangsa pasar 44.2%.

Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB, mengatakan “2019 merupakan tahun penuh tantangan, namun kami berhasil mempertahankan dominasi kami dengan pencapaian pangsa pasar 44.2% di tengah kondisi pasar yang melemah. Kami memahami bahwa 2019 merupakan tahun dengan agenda penting Pemilihan Umum dan Pemilihan Presiden sehingga membutuhkan penyesuaian kabinet baru, regulasi baru di berbagai sektor. Kami optimis hal tersebut membawa dampak positif di tahun 2020 dalam memajukan perekonomian dan pembangunan, dan kami siap berkontribusi melalui produk dan layanan Mitsubishi Fuso”.

Secara detail penjualan Colt Diesel di segmen light duty truck (LDT) sebanyak 36,575 unit dengan pangsa pasar absolut 55.4%.  Sedangkan FUSO dan Fighter di kelas medium duty truck (MDT) dan heavy duty truck (HDT) sebanyak 5,161 unit dengan pangsa pasar 23.4%, meningkat jika dibandingkan dengan pangsa pasar tahun sebelumnya sebesar 19.2%. Peningkatan pangsa pasar di segmen MDT tak lepas dari kehadiran Fighter yang mulai diluncurkan di tahun 2019 lalu. Sebanyak 15 varian dihadirkan memenuhi berbagai kebutuhan bisnis konsumen di bidang logistik, perkebunan, pertambangan, hingga infrastruktur.

Pencapaian lain yang diraih KTB adalah penghargaan bergengsi sebagai Best Distributor (large size market) 2019 dari Daimler Truck Asia. Penghargaan ini diraih atas pertumbuhan yang cukup signifikan baik dari sisi sales dan customer service. Hal ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar penting bagi brand FUSO secara global.

Selain kontribusi penjualan dalam memajukan industri otomotif Indonesia, KTB juga berkontribusi melalui program-program Corporate Social Responsibility (CSR). Di tahun 2019, KTB mendonasikan satu unit FUSO kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang akan dipergunakan sebagai mobil operasional kemanusiaan. Kemudian kontribusi di bidang pendidikan, KTB menyelenggarakan program FUSO Vocational Education Program (VEP) mendonasikan tiga unit kendaraan Colt Diesel kepada tiga sekolah SMK binaan baru, pembekalan pelatihan bagi guru dan siswa murid, donasi peralatan praktek (toolkit), serta pembekalan soft skill melalui FUSO Belajar dan Menginspirasi di 8 kota, dimana karyawan bertindak sebabagai volunteer untuk berbagai ilmu agar siswa mempersiapkan diri memasuki dunia kerja profesional. KTB juga membangun dan merenovasi satu sekolah di Lampung yang terkena bencana Tsunami tahun 2018 lalu. Sedangkan kontribusi di bidang lingkungan, untuk pertama kalinya KTB menggelar FUSO Cleanup Day, sebuah kampanye peduli lingkungan dimana volunteer mengumpulkan sampah plastik dan diserahkan kepada LSM agar didaur ulang menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Beberapa regulasi pemerintah selama tahun 2019 juga membawa dampak pada perilaku konsumen yang menjadi tantangan tersendiri bagi KTB. Selama tahun 2019, Kementerian Perindustrian gencar dalam penegakan regulasi over dimension and over loading (ODOL) dan menghimbau bagi para pemangku kepentingan mulai dari agen pemegang merk, karoseri, pemilik dan pengemudi truk. Pemerintah melakukan penindakan tegas dengan pemberian sanksi bagi truk yang tidak mematuhi autran ODOL. Untuk mengakomodasi kebutuhan ini, maka KTB menyediakan Karoseri Portal bagi perusahaan karoseri dan dealer sebagai sumber informasi terkait regulasi khususnya mengenai regulasi muatan truk.

Regulasi lainnya yang juga baru-baru ini diimplementasikan adalah konsumsi bahan bakar Biodiesel B30. KTB menghormati kebijakan Pemerintah dan senantiasa mendukung agar produk Mitsubishi Fuso sesuai dengan kadar bahan bakar B30. KTB meyakini hal ini dilakukan Pemerintah untuk menghemat anggaran impor minyak sawit.

Salah satu alasan mengapa Mitsubishi Fuso siap implementasi bahan bakar B30, karena sebelumnya telah lolos tes uji coba sejauh 40,000km tanpa mengalami kendala berarti dan kendaraan dapat beroperasi secar normal. Saat ini kendaraan Mitsubishi Fuso, khususnya Colt Diesel dilengkapi dengan double fuel filter dan dapat menyesuaikan dengan bahan bakar B30. Maka dari itu tidak perlu ada penyesuaian pada produk Colt Diesel. Sedangkan produk FUSO dan Fighter akan ada penyesuaian minor.

“Untuk truk Mitsubishi Fuso produksi sebelum 2020, kami akan mempersiapkan parts pendukung. Namun hal tersebut bukan merupakan perubahan besar, sehingga jika konsumen berniat untuk menyesuaikan parts kendaraannya maka kami akan dengan sigap menyediakannya sesuai kebutuhan konsumen” ujar Dony.

Mitsubishi Fuso Dominasi Pasar Kendaraan Niaga di Tahun 2019

Kilas Balik Pencapaian Positif Mitsubishi Fuso Selama Tahun 2019

Mengawali tahun 2020, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) bersiap diri mengejar pencapaian-pencapaian di tahun berikutnya. Namun ada baiknya kita kilas balik pencapaian yang telah berhasil diraih serta tantangan-tantangan yang berhasil dilewati selama tahun 2019, sebagai pembelajaran serta perbaikan untuk tahun-tahun mendatang

Berikut ini adalah berbagai pencapaian serta kilas balik yang sudah diraih oleh Mitsubishi Fuso selama 2019:

1.    Penjualan

Kondisi industri kendaraan noaga selama tahun 2019 mengalami penurunan, yang juga dialami oleh Mitsubishi Fuso. Meski begitu, Mitsubishi Fuso tetap berhasil memimpin pasar kendaraan niaga dengan pangsa pasar absolut. Adapun data penjualan whole sales: 42,754 unit dengan market share 45.1%. Sedangkan penjualan retail sales: 41,735 unit dengan market share 44.2%.

2.    Fighter

Pesatnya peningkatan pasar MDT dalam beberapa tahun ke belakang ditanggapi KTB dengan kesiapan produk, melalui peluncuran produk Fighter. Awal tahun 2019 lalu ditandai dengan kehadiran Fighter, lineup baru yang melengkapi segmen Medium Duty Truck (MDT). 15 varian Fighter siap memenuhi kebutuhan bisnis konsumen di berbagai segmen bisnis, pertambangan, perkebunan, infrastruktur, dan logistik. Kehadiran Fighter disambut baik oleh konsumen, terlihat dengan adanya peningkatan pangsa pasar di segmen MDT ini.  

3.    Penghargaan

KTB meraih penghargaan bergengsi sebagai “1st Winner Best Distributor Award (Large Size Market)” dalam ajang Daimler Truck Asia International Sales & Customer Service Conference (ISCS) 2019. Selain itu, Mistubishi Fuso juga mendapatkan penghargaan untuk kategori “Brand Truk Terbaik” dalam ajang Solo Best Brand Index 2019.

4.    Jaringan Terluas

KTB meresmikan fasilitas 2S (Service and Spare Part) Fleet Workshop di Malang pada Juli 2019 lalu. Sejak 2018, Mitsubishi Fuso gencar melakukan kerja sama dengan para konsumen fleet untuk memenuhi kebutuhan akan kemudahan perawatan, perbaikan, dan ketersediaan suku cadang yang mudah ditemui. 2S Fleet Workshop terdiri dari 14 stall perbaikan yang dapat melakukan service hingga 28 unit per harinya.

Kemudian, KTB juga melakukan relokasi jaringan dealer di Yogyakarta. Hal tersebut dilakukan untuk menyasar pasar yang potensial di wilayah Yogyakarta. Nantinya, pemilik Fuso akan mendapatkan pelayanan terbaik untuk perawatan dan perbaikan secara berkala.

5.    Corporate Social Responsibility (CSR)

Selain menghasilkan produk kendaraan berkualitas, KTB juga mendukung pembangunan Indonesia melalui berbagai kegiatan sosial CSR. KTB telah mendonasikan satu unit truk kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menolong korban bencana alam.

Lalu, KTB juga mengajak para karyawannya untuk membersihkan sampah di Car Free Day melalui program Fuso Cleanup Day. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian KTB terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih melalui kegiatan ini.

Selain itu, KTB menyerahkan tiga unit truk untuk 3 SMK yang telah menjadi mitra melalui program CSR FUSO Vocational Education Program. Sejak 2014, KTB telah mendonasikan sebanyak 14 unit truk Mitsubishi Colt Diesel untuk 14 SMK yang menjadi mitra. Melalui program ini, diharapkan terciptanya generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang otomotif.

Melalui program CSR WE CARE WE SHARE, KTB juga merenovasi satu sekolah di Lampung yang terkena dampak tsunami pada tahun 2018 lalu, yang belum sempat mendapat bantuan dari Pemerintah Daerah Setempat.

6.    Tantangan 2019

Terdapat beberapa kondisi yang menjadi tantangan bagi industri kendaraan niaga. Pemilihan Umum 2019 menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan bisnis, yang pada akhirnya juga berdampak pada industri kendaraan niaga. Fokus masyarakat bertumpu pada keberhasilan Pemilu, sehingga diharapkan kinerja Pemerintah dapat lebih baik dengan keberadaan Kabinet yang baru.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemnehub) juga gencar menginisiasi wacana ZERO ODOL (over dimension and over loading) yang mulai disosialisasikan. Tak main-main, Pemerintah menindak tegas truk yang melebihi muatan dan dimensi yang telah diatur. Untuk mendukung regulasi ini, KTB bersama Kemenhub melakukan sosialisasi ZERO ODOL kepada para pemangku kepentingan seperti Dealer, Karoseri, Konsumen, dan masyarakat pada umumnya. Untuk itu KTB menyediakan Layanan Karoseri Portal, dimana perusahaan Karoseri dan Dealer terdaftar bisa mendapatkan info terupdate terkait regulasi rancang bangun.

Regulasi tersebut dihadirkan untuk kepentingan dan keselamatan bersama, untuk meminimalisir kerugian yang harus ditanggung, seperti merusak jalan dan jembatan, kecelakaan yang menelan korban jiwa, hingga kemacetan.

Penerapan bahan bakar Biodiesel B30 yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia juga akan diterapkan di awal tahun 2020. Sebelum itu, KTB berpartisipasi dalam Road Test yang digelar Pemerintah untuk mengetahui kondisi kendaraan dengan menggunakan B30. Hasilnya, tidak ada perbedaan signifikan dengan bahan bakar B20. KTB melengkapi kendaraannya dengan double fuel filter sebagai langkah antisipasi.

Pencapaian Mitsubishi Fuso 2020 di atas dapat menjadi motivasi bagi KTB untuk terus mendukung industri otomotif di Indonesia. Tidak hanya menghasilkan produk kendaraan, namun juga ikut berkontribusi dalam pembangunan Indonesia di segala bidang.

Layanan Purna Jual KTB Berikan Program Service Khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” Untuk Konsumen

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaaraan niaga Mitsubishi Fuso di Indonesia, memberikan layanan service kendaraan niaga khusus bagi konsumen yang kendaraannya terendam banjir, melalui program “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” untuk periode Januari 2020.

Banjir yang menggenangi area Jabodetabek di awal tahun 2020 lalu juga dialami oleh konsumen Mitsubishi Fuso, dimana kendaraan truk customer terkena dampak banjir sehingga mempengaruhi aktivitas operasional mereka. Untuk itu agar kendaraan customer dapat segera beroperasi dengan aman dan nyaman, maka KTB memberikan layanan service khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir”. Tercatat ratusan unit truk Mitsubishi Fuso korban banjir telah ditangani di dealer resmi sejak banjir di awal minggu pertama tahun 2020.

Adapun yang termasuk dalam program khusus ini meliputi Gratis Pengecekan Umum (pengecekan saringan bahan bakar, water separator, mesin, sistem rem, sistem kelistrikan, kopling, aki, motor starter, saringan udara, saluran bahan bakar), Diskon Jasa Service sebesar 20%, serta Diskon Penggantian Spare Part dan Oli sebesar 25%, berlaku bagi konsumen Mitsubishi Fuso area Jabodetabek yang kendaraannya terendam banjir dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB, mengatakan “Program FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir merupakan support KTB kepada para konsumen yang kendaraan operasionalnya terkena dampak banjir. Selain gratis pengecekan umum dan diskon khusus, KTB juga mengerahkan Mobile Workshop Service (MWS) langsung ke lokasi konsumen, terutama yang kendaraannya terendam banjir sehingga tidak memungkinkan untuk menghidupkan kendaraan”.

Truck Center 24 jam area Jabodetabek juga dikerahkan agar kerusakan kendaraan akibat banjir dapat segera teratasi, agar masa down time kendaraan dapat diminimalisir.

Layanan Purna Jual KTB Berikan Program Service Khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir” Untuk Konsumen

FUSO CARE Truk Sehat Pasca Banjir *S&K Berlaku*

“KTB menyadari bahwa sebagai kendaraan penopang bisnis, truk harus segera kembali beroperasi agar roda pendistribusian berjalan dengan lancar. KTB berharap program ini dapat mempercepat recovery pasca bajir agar kendaraan operasional dapat berfungai seperti sedia kala” tambah Dony.

Untuk mendapatkan layanan khusus “FUSO CARE: Truk Sehat Pasca Banjir”, konsumen dapat mendatangi langung Dealer resmi Mitsubishi Fuso area Jabodetabek. Lokasi dan kontak dealer terdekat dapat diakses melalui website https://ktbfuso.co.id/dealer 

Umi Syarifah Firdausi: Sosok Sopir Truk Wanita Sekaligus Ibu Tangguh Asal Jember

Selamat Hari Ibu, Sahabat Fuso!

Ibu merupakan sosok hebat yang sangat berarti dalam hidup kita. Ibu rumah tangga maupun ibu bekerja sama-sama berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang buah hati serta menjaga keutuhan keluarga. Tak jarang pula para ibu menekuni bidang pekerjaan yang tak biasa demi mencari nafkah bagi keluarga. Salah satu sosok ibu tangguh dengan profesi tak biasa tersebut adalah Syarifah Firdausi, seorang sopir truk wanita profesional asal Jember.

Kenalan Lebih Dekat dengan Sosok Syarifah Firdausi

Wanita yang akrab disapa Ummi ini merupakan wanita asli Jember yang sudah belajar mengemudi sejak lama. Ummi Syarifah mengaku bahwa pekerjaannya sebagai sopir truk sejalan dengan hobinya di bidang otomotif. Awalnya, Ummi Syarifah gemar mengemudikan truk untuk berjalan-jalan sepulang kerja. Hingga akhirnya Ummi Syarifah mulai menekuni profesi sopir truk secara serius sejak tahun 2008.

Sosok Ummi Syarifah kini semakin populer dan turut meramaikan dunia otomotif tanah air. Tak hanya fokus dengan pekerjaan, Ummi Syarifah juga gemar memodifikasi truk Mitsubishi Fuso-nya dan pernah mengikuti ajang Jogja Truck Festival. Salah satu prestasi terbaik yang pernah diraih Ummi Syarifah adalah predikat sopir terbaik yang membuatnya mendapatkan undangan khusus ke Tiongkok.

Menjadi Orang Tua Tunggal Sekaligus Sopir yang Tangguh

Setiap hari, Ummi Syarifah bertugas mengangkut bahan-bahan tambang dengan truk andalannya. Rute pengangkutan bahan tambang tersebut meliputi kawasan Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Jember. Dalam satu hari, Ummi Syarifah dapat mengangkut bahan tambang hingga delapan kali, tergantung dari kuantitas barang dan pesanan yang harus diantar jemput.

Kesibukan kerja tersebut tak membuat Ummi Syarifah lalai mengurus buah hatinya. Ibu dari delapan orang anak ini selalu menyempatkan diri menyiapkan makanan bagi anak-anaknya sebelum berangkat kerja. Di sela-sela pekerjaan, Ummi pun senantiasa menelepon buah hatinya untuk sekadar mengobrol dan berbagi cerita tentang rutinitas yang dijalani. Anak-anak Ummi Syarifah tidak pernah protes tentang pekerjaan yang dijalani sang ibu. Justru anak-anak Ummi merasa bangga karena ibunya merupakan wanita hebat karena mampu menjalani pekerjaan yang umumnya ditekuni kaum pria.

Ummi Syarifah tak hanya merasa betah menjadi sopir truk karena hal tersebut merupakan bagian erat dari passion-nya. Lebih dari itu, Ummi Syarifah juga mencintai profesi ini karena bisa menjalin hubungan pertemanan dengan banyak orang. Alih-alih mendapatkan pelecehan dari rekan seprofesi yang semuanya kaum pria, Ummi justru sangat dihormati dan dijaga. Tak jarang pula Ummi mendapatkan bantuan ketika kehabisan bahan bakar atau mengalami kerusakan mesin mobil mendadak.

Begini Cara Ummi Syarifah Menjaga Performa Truknya

Ummi Syarifah tak hanya mahir mengemudikan truk, melainkan juga memahami seluk-beluk mesin mobil serta berbagai kendalanya. Biasanya Ummi melakukan pengecekan mesin truk secara keseluruhan setiap satu bulan sekali, meliputi seluruh komponen seperti persneling, as roda, rem, oli, dan lainnya. Namun, pengecekan mobil dilakukan lebih sering pada musim hujan, yaitu dua minggu sekali. Karena kondisi truk di musim hujan lebih rawan rusak akibat melewati jalan yang licin, berlumpur, dan berbatu.

Truk Mitsubishi Fuso merupakan kendaraan andalan Ummi Syarifah yang dirawat secara teliti sepenuh hati. Ummi mengaku bahwa truknya pernah ditawar orang dengan harga tinggi, tetapi Ummi tidak mau menjualnya karena sangat mencintai pekerjaannya sebagai sopir truk. Bukan hanya merawat komponen mesinnya saja, Ummi Syarifah juga memodifikasi tampilan truknya agar lebih menarik dan sedap dipandang.

Kecintaan Ummi Syarifah terhadap dunia otomotif membuatnya bertekad untuk terus menjadi sopir truk selagi masih kuat.

“Ummi cinta mati jadi sopir truk. Selagi Ummi kuat, Ummi akan terus menjadi sopir truk,” ujar Ummi Syarifah mantap.

Truck Campaign 2019: Ajang Besar yang Dipersembahkan untuk Sahabat Fuso

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tak pernah kehabisan cara untuk memuaskan para konsumen. Sebagai Authorized distributor Mitsubishi Fuso Indonesia di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) senantiasa berkomitmen memberikan apresiasi terhadap loyalitas Sahabat Fuso. Setelah sukses menggelar event Truck Campaign beberapa tahun sebelumnya, tahun 2019 ini KTB kembali mengulangi kesuksesan tersebut dengan menyelenggarakan acara serupa.

Upaya Memperkenalkan Mitsubishi Fuso kepada Konsumen

Truck Campaign 2019 merupakan salah satu cara KTB untuk mendekatkan diri dengan konsumen dan calon konsumen secara langsung. Melalui Truck Campaign 2019, KTB berkesempatan memperkenalkan produk-produk baru Mitsubishi Fuso yang dilengkapi dengan teknologi canggih. Konsumen yang berpartisipasi dalam Truck Campaign 2019 juga berkesempatan membeli produk-produk Mitsubishi Fuso dengan harga istimewa.

Acara bergengsi ini diadakan secara besar-besaran di beberapa kota tanah air dengan total 32 acara. Beberapa kota besar yang menjadi tempat perhelatan acara bergengsi ini yaitu Bandung, Surabaya, Medan, Palembang, Pontianak, Makassar, dan kota-kota lainnya. Tak hanya menjangkau kota-kota besar, Truck Campaign 2019 juga diselenggarakan di beberapa kota penyangga seperti Cirebon, Jember, Kudus, Madiun, dan Tuban.

Truck Campaign 2019 Mendongkrak Pemesanan Kendaraan dan Suku Cadang

Acara Truck Campaign 2019 yang digagas KTB sukses dihadiri lebih dari 10.000 pelanggan. Tak cuma menarik keingintahuan pelanggan, event tersebut juga terbukti efektif mendongkrak pemesanan kendaraan dan suku cadang. Data KTB mencatat jumlah pemesanan kendaraan sebanyak 5.353 unit dari ajang Truck Campaign 2019. Pemesanan suku cadang juga tak kalah banyak dengan total mencapai 82 ribu unit. Keberhasilan Truck Campaign 2019 tampak pada masing-masing acara yang diselenggarakan di berbagai kota, salah satu yang paling menonjol adalah event di Kota Malang. Dealer utama Mitsubishi Fuso Malang, PT Sun Motor berhasil meraih 150 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dan 50 paket servis. Pencapaian serupa juga berhasil dicapai pada event Truck Campaign 2019 di kota-kota lain.

Momen Tepat untuk Memanjakan dan Mengedukasi Konsumen

KTB sangat memahami bahwa Truck Campaign 2019 adalah momen tepat untuk memanjakan dan mengedukasi konsumen. Para konsumen diajak untuk lebih cermat memilih kendaraan berdasarkan kebutuhan serta mengenali peoduk yang sesuai serta berbagai teknologi canggih teranyar yang disematkan pada kendaraan masa kini. Sehingga risiko salah pilih kendaraan dan penanganan servis yang keliru dapat diminimalkan.

Acara Truck Campaign 2019 juga diramaikan oleh hiburan dari artis-artis pendukung seperti Cita-Citata, Fitri Karlina, Iwan Fals, dan Uut Permatasari. Kemeriahan acara tersebut tentu membuat konsumen terhibur sekaligus mendapatkan wawasan tambahan seputar kendaraan. Untuk merangkum kemeriahan acara Truck Campaign 2019, simak infografis berikut ini.

Apakah Sahabat Fuso sudah merasakan kemeriahan Truck Campaign 2019? Kalau belum sempat datang ke event tahun ini, jangan lewatkan event tahun depan yang tak kalah meriah dan penuh manfaat, ya!

Program Truck Campaign Dorong Performa Penjualan Mitsubishi Fuso

Jakarta, Indonesia – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC), menutup rangkaian acara Truck Campaign 2019 dengan sejumlah pencapaian fantastis. Sebanyak 32 rangkaian acara digelar tersebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Acara yang digelar pada periode bulan November – Desember 2019 ini dihadiri 10,000 konsumen yang turut berpartisipasi dalam program ini.

Truck Campaign merupakan program tahunan yang diselenggarakan KTB bersama dengan Dealer resmi Mitsubishi Fuso, sebagai bentuk apresiasi konsumen agar jalinan hubungan bisnis dengan konsumen terus bersinergi dengan baik. Tidak hanya itu, konsumen juga dapat melakukan konsultasi bisnis serta pemesanan kendaraan dan suku cadang. Hasilnya sangat signifikan, KTB menerima 5,353 unit pesanan truk Mitsubishi Fuso selama periode Truck Campaign berlangsung.

Selain pemesanan unit kendaraan, KTB juga menerima pemesanan layanan purna jual berupa suku cadang kendaraan yang juga menyumbang kontribusi cukup besar terhadap kinerja Mitsubishi Fuso. Pemesanan sebanyak 82,000 suku cadang terdiri dari fast moving dan slow moving parts.

Acara Truck Campaign 2019 juga diramaikan oleh beragam artis Indonesia diantaranya Cita Citata, Uut Permatasari, Fitri Carlina, hingga Brand Ambassador Mitsubishi Fuso Iwan Fals yang hadir untuk bertemu langsung konsumen di Makassar.

Truck Campaign kali ini juga menjadi ajang sosialisasi produk Fighter yang merupakan produk terbaru Mitsubishi Fuso. “Sosialisasi produk Fighter selama Truck Campaign mendapat respon positif dari konsumen. Inilah produk yang sudah dinantikan oleh konsumen Mitsubishi Fuso dalam menjawab kebutuhan bisnis mereka. Antusiasme konsumen terhadap produk terbaru Fighter terlihat dari daftar pemesanan kendaraan selama periode Truck Campaign 2019 ini menyentuh angka lebih dari 500 unit.” ujar Dony.

Supir Truk dan Dilema saat Memilih Jalan

Menjadi supir truk memerlukan keahlian khusus dalam mengemudikan truk. Sebab, truk memiliki dimensi yang cukup besar sehingga supir truk perlu memiliki keterampilan untuk mengemudikan kendaraan dengan dimensi besar. Termasuk dalam hal pemilihan jalan yang boleh ditempuh, cepat dan efisien.

Salah satu dilema yang dihadapi oleh para supir truk dalam pemilihan jalan adalah memilih antara jalan tol atau jalan arteri. Berbagai pertimbangan jadi alasan mengapa banyak supir truk dilema yakni karena biaya yang harus dikeluarkan saat melintasi jalan tol serta waktu tempuh saat melintasi jalan arteri. Berdasarkan riset Kementerian Perhubungan, biaya operasional melalui tol transjawa lebih murah sekitar 13% dibandingkan jalur non-tol atau jalan arteri. Selain itu, waktu tempuh di jalan tol transjawa juga lebih cepat 58% dibandingkan jalur arteri. Sayangnya, realita yang terjadi di lapangan tidaklah demikian karena masih banyak supir truk yang dilema dalam memilih antara jalan tol atau jalan arteri.

Faktor biaya menjadi alasan mengapa banyak supir truk keberatan untuk melewati jalan tol sepenuhnya dari satu kota ke kota lainnya. Salah seorang supir truk, Mansur, yang membawa truk dari Lampung ke Surabaya menuturkan kalau ongkos yang diberikan tidak cukup untuk melewati jalan tol. Dengan ongkos hanya 2,65 juta Rupiah, Ia harus menghabiskan 1,6 juta Rupiah untuk membeli bahan bakar, lalu biaya makan sebesar 400 ribu, bongkar muat sebesar 100 ribu dan sisa uang sebesar 500 ribu. Sisa uang tersebut tidak cukup untuk melalui jalan tol karena biaya total tarif tol dari Jakarta ke Surabaya mencapai 1,38 Juta Rupiah.

Cerita berbeda dimiliki oleh Anton, supir truk ekspedisi yang membawa Mitsubishi FUSO Canter dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam perjalanan tersebut, ia dibekali uang sebesar 4 juta Rupiah untuk singgah mengantarkan barang di beberapa kota seperti Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Kudus, Surabaya, dan Jember. Menurutnya, dengan menghindari jalur tol, ia bisa menghemat ongkos mulai dari 300 ribu sampai 400 ribu Rupiah. Tapi, selisih uang tersebut harus dibayar oleh waktu tempuh yang lebih lama sekitar 5 jam sehingga Ia lebih memilih untuk melewati jalan tol agar memiliki waktu luang lebih banyak bersama keluarga di Jakarta.

Kondisi berbeda ditemui di jalur tol Trans Sumatera dengan total jarak tempuh hingga mencapai 2765 Kilometer. Jalan tol Trans Sumatera dianggap pilihan terbaik supir truk karena lebih aman, bebas pungli dan kondisi jalan yang lebih baik. Hal ini dianggap relevan dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh supir truk. Untuk ruas tol Bakauheni-Palembang, biaya yang harus dikeluarkan yakni sebesar Rp 309.212 dan bisa menghemat waktu perjalanan hingga mencapai 2 jam. Jadi, waktu tempuh juga lebih efisien dengan melewati jalur trans sumatera.