berita fuso

/56e181d532e2d_56e181d532f29.png /website/static/img/divider_news.png

Mitsubishi Fuso Mendominasi Kendaraan Niaga

10 Mar 2016

Tak dimungkiri, lesunya pasar kendaraan niaga di Indonesia sudah terjadi sejak 2013. Pada 2014, setidaknya selama semester I, yaitu Januari-Juni 2014, pangsa pasar seluruh kendaraan niaga mengalami penurunan sebesar 10,1 persen. Ditengarai, perhelatan pemilu serta lemahnya sektor tambang merupakan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan pasar kendaraan niaga secara keseluruhan.

Namun berita baiknya, kendaraan niaga Mitsubishi tetap tangguh, dengan kata lain berada dalam posisi relatif stabil di tengah tren penurunan kendaraan niaga. Seperti data yang dirilis GAIKINDO, untuk total penjualan truk di Indonesia dengan kategori truk, sampai dengan Desember 2015, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sukses mempertahankan posisi Mitsubishi Fuso Truk nomor satu di Indonesia selama 45 tahun dengan perolehan pangsa pasar kendaraan niaga selama 2015 sebanyak 47 persen.

Duljatmono, Direktur Marketing MFTBC (Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation) Division KTB, mengakui, “Penurunan volume penjualan tersebut juga dirasakan oleh semua pelaku industri otomotif, termasuk Mitsubishi. Meski demikian, Mitsubishi Fuso tetap optimistis dan selama 2015 lalu terus berfokus memenuhi kebutuhan dan harapan para pelanggan sebagai ‘andalan bisnis sejati’.”

Pasar kendaraan niaga 2015 terjun hingga 32 persen dibanding 2014 dengan volume unit yang terjual sebanyak 82.456 unit. Hebatnya, dalam kondisi pasar yang menurun tersebut, Mitsubishi Fuso justru sukses mendominasi pangsa pasar menjadi 47 persen atau setara dengan 38.586 unit. Pangsa pasar Colt Diesel di kelas light duty truck (LDT) naik menjadi 54,8 persen pada 2015 dibanding tahun lalu, 54,1 persen. Demikian juga Fuso di kelas medium duty truck (MDT), pangsa pasarnya juga naik menjadi 23,8 persen pada 2015, sedangkan pada 2014 sebesar 22,1 persen. Hal ini semakin mengokohkan Mitsubishi Fuso sebagai pemimpin pasar yang tak tergoyahkan selama 45 tahun.

Kenaikan secara volume terlihat dari produk New Fuso yang meningkat tajam hingga 54 persen pada 2015. Dengan desain produk yang modern dan ekonomis, konsumen dapat memajukan usaha serta bisnisnya. Ini membuktikan New Fuso mendapat respons positif dari para pelaku usaha. Terbukti keandalannya mendukung usaha para pelanggan. Terbukti pula pangsa pasar di segmen MDT mampu didongkrak sebesar 1,7 persen, yakni dari 22,1 persen pada 2014 meningkat menjadi 23,8 persen pada 2015. 

Kesuksesan KTB menguasai pangsa pasar tak lepas dari penerapan strategi diferensiasi dengan melakukan investasi untuk meningkatkan kualitas produk sesuai dengan kebutuhan konsumen serta investasi di berbagai fasilitas layanan purnajual. Di antaranya penambahan Part Depo dan Truck Center dengan konsep zero downtime yang menjamin layanan perawatan dan perbaikan kendaraan truk non-setop selama 24 jam.

Selain itu, Mitsubishi Fuso terus menjaga hubungan baik dengan para pelanggan melalui customer visit, Fuso gathering, dan truck campaign. Aktivitas tersebut terbukti sukses mempertahankan loyalitas para pelanggan. Duljatmono menambahkan, KTB menargetkan Mitsubishi Fuso akan terus naik di angka 50 persen dalam jangka menengah mendatang sehingga akan terus menjadi market leader di tahun berikutnya.